Apakah saya ingin menjadi seorang pencari dolar di internet?

Diposting pada
Pernah bahkan sering saya menanyakan pada diri sendiri pertanyaan di atas. Dan jawaban saya “iya”.

Meskipun belum pernah melakukan secara maksimal, tapi saya punya keinginan dan niat untuk melakukan hal itu.

Lebih tepatnya bagi saya butuh tahap untuk mencapainya, karena menyadari keterbatasan waktu dan informasi. Butuh belajar membagi waktu antara bekerja di dunia nyata, dan membuka lahan penghasilan di dunia maya.

Kelihatannya mudah, tapi tidak bagi saya. Hal yang sangat luar biasa kalau saya bisa membaginya dengan benar. Tapi bukan berarti jadwal saya sangat berantakan, karena saya tetap memegang rumus prioritas, mana yang perlu di dahulukan dan mana yang bisa di pending.

Meskipun semuanya punya target, di dunia nyata pastinya bukan hanya saya tapi semua orang memiliki target pencapaian hidup melalui kerja nyata, di dunia maya yang selama ini pun saya kerjakan juga punya target untuk lebih memahami dan mencapai titik kepuasan.

Kalau di banding pencapaian orang lain yang terjun mencari dolar di dunia internet, saya termasuk bagian yang lelet seperti signal GPRS yang datang pada saat hujan.
Memulainya di sekitar tahun 2005 an menjadi seorang blogger, sudah 9 tahun berselang. Seharusnya saya sudah menjadi blogger kawakan…..ahahahahah….dan tentunya lebih banyak mengenal seluk beluk nge-blog.

Kenyataannya “tidak”, saya tetap berjalan santai menjadi blogger dan internet marketing yang newbie, bisa jadi karena memang saya punya naluri newbie (note:emang ada?).
Tapi kembali lagi pada tujuan yang belum saya jelaskan diatas, keinginan berbagi dalam banyak hal, saking banyaknya berpengaruh pada jumlah blog maupun web saya, ada sekitar 45 blog dan 7 buah yang sudah memakai TLD (Top Level Domain).

Tetap%2Bdi%2Binternet Apakah saya ingin menjadi seorang pencari dolar di internet?Ini sungguh-sungguh menyenangkan, seperti memelihara beberapa ekor kelinci, semua butuh makan meskipun tidak butuh minum. 

Tujuanya adalah ada dua, yang pertama berpuas hati menulis untuk membuang kegalauan stress pekerjaan dan aktifitas sehari hari di dunia kerja nyata dan yang kedua adalah mencari titik penasaran terhadap sesuatu.

Rasanya sama sekali tidak enak mengerjakan sesuatu tanpa ketemu hasilnya, sama saja dengan berjalan tanpa ujung. Itu menyakitkan dan sakitnya tuh di sini.

Setelah saya scroll ke atas saya baca saya menjadi internet marketing. Kok bisa? ya paling tidak saya sudah mempelajarinya dan mulai membangunnya yang kelak akan menjadi besar dan besar sekali menunggu sentuhan saya di waktu luang dan sreg.

Dari blogger saya mulai mengenal google adsense, itupun diperkenalkan sama kawan-kawan mastah yang tidak bosan-bosannya saya membaca tulisannya dengan harapan saya bisa menjadi seperti beliau-beliau. 

Karena saya peduli menulis di internet terutama tulisan saya buat Google, artinya setiap curhatan saya meskipun sedikit tapi tetap menambah referensi ilmu buat google bukan? Akhirnya mbah Google memberikan mandat untuk menjadikan saya publisher google adsense.

Saya berdoa semoga itu bukan kesalahan google tapi karena rasa saling menghargai satu sama lain. lagian sepertinya saya kelihatan semakin rajin nge-blog.

Dari sekian puluh blog dan halaman web saya , saya kategorikan masing-masing, kata teman-teman niche nya agar terjaga. Agar lebih maksimal dalam mendapatkan penghasilan juga katanya.

Setelah pulang kerja saya mulai lagi membuka-buka lagi internet dan menemukan cara-cara lain mendapatkan dolar dari internet selain nge-blog, satu lagi saya menyukai affiliasi dan referal produk.

Mungkin saya belum bisa berharap terlalu banyak akan kedua hal itu yang pasti semua sudah berjalan sebagaimana mestinya dan kadang tanpa campur tangan saya.
Yang pasti efektif kontrol, melihat, mempelajari di analisa dan memutuskan.
Yang selanjutnya adalah lebih asyik bagi saya , ini luar bisa. Hobi baru, ngumpulin domain cantik (sejajar dengan nomor cantik nggak? entahlah). Mendafta sebagai auction di suatu penyedia penjualan domain luar negeri, meskipun untuk TLD saya sebagian besar dari penyedia dalam negeri.
[post_ads]
Kenapa menyenangkan?
Karena saya bingung buat apa domain-domain tersebut? seperti menghambur-hamburkan uang yang tidak berguna. Eiiii..iiit jangan salah!!

Dari kebingungan itu ketemulah solusi untuk domain parking yang di sediakan di situs tersebut. Daripada memelihara domain tapi over domain low idea, kenapa tidak saya parking saja? Toh dengan cara itu bisa menghasilkan.

Meskipun akhir-akhir ini ada penjelasan dari google soal kebijaksanaan alogaritma untuk domain parking. Yang tentunya itu sangat merugikan bisnis tersebut yang padahal saya sudah habis-habisan belanja domain cantik.

Biarlah waktu terus berjalan dan saya akan tetap menyediakan waktu untuk mengurusi semua. hHahaha..

Kembali ke inti pertanyaan yang belum tentu ada jawabannya di dalam tulisan panjang saya di atas yaitu:

Apakah saya ingin menjadi seorang pencari dolar di internet? …semoga tidak jadi masalah jika saya tetap jawab “IYA”, karena saya akan tetap berhadapan dengan internet dan dunia maya sampai masa pensiun saya. Mudah-mudahan akan menjadi kegiatan yang mengasyikan di masa tua saya nanti.

Termasuk di dalamnya saya masih mengharap pundi-pundi dolarnya dari Internet.

Baca juga  Cara Mendidik Anak untuk Konsentrasi atau Fokus
The following two tabs change content below.
%name Apakah saya ingin menjadi seorang pencari dolar di internet?
Saya bekerja di sebuah perusahaan marine servoce di Batam Indonesia. Kegiatan sehari-hari selain rutinitas di perusahaan juga di bidang internet marketing, blogging, writing dan traveling. Web adalah tempat saya berbagi.
Baca juga  Siap menjadi apapun yang tuan mau